Kelompok Tani budi daya kerang Mutiara " Maxima Baru "27 Oktober 2011
PROFIL KELOMPOK “MAXIMA BARU”
Nama Kelompok : Maxima Baru
Tahun Pendirian : 2011
Alamat : Dusun Medang, Desa Tawun, Kec. Sekotong, Kab. Lombok Barat - NTB
Jumlah anggota : 10 Org
Pembesaran Tiram Mutiara (Pinctada maxima)
Modal (Rp)15.000.000 Kekayaan/Aset Kelompok Barang
Rakit 8x4 m : 1 Unit
Perahu 3 PK : 1 Unit
Longline 50 m : 3 garis
Siput Uk.6 cm : 600 Ekr
Poket Uk 1x8 : 30 unit
Waring 0,5 mm : 30 unit Sumber : Swadaya kelompok
Sekilas tentang kelompok “MAXIMA BARU” “Kelompok Maxima Baru” didirikan pada hari kamis tanggal 13 Oktober 2011,
di Desa Medang, Kecamatan Sekotong Barat atas inisiatif para calon anggotanya. Kelompok ini didirikan oleh 10 orang anggota yang sebelumnya telah mendapatkan pengalaman kerja pada perusahaan swasta yang bergerak dibidang budiaya tiram mutiara (Pinctada maxima).
Berbeda dari kelompok pada umumnya, “Kelompok Maxima Baru” bukanlah kelompokyang terbentuk karena mendapatkan binaan dan bantuan langsung dari pemerintah ataupun instansi swasta, namun awal terbentuk “Kelompok Maxima Baru” murni swadaya para anggotanya sendiri. Meskipun terbentuknya bukan melalui bantuan langsung dari pemerintah, hal tersebut tidak menyurutkan niat para anggotanya untuk memulai usaha pembesaran tiram mutiara secara mandiri.Berbekal pengalaman dibidang budidaya tiram mutiara, “Kelompok Maxima Baru” bertekad untuk maju dan bekerja secara berkelompok dengan modal swadaya dari iuran para anggotanya. 
Keinginan besar “Kelompok Maxima Baru” selain memperoleh keuntungan secara finansial, juga menginginkan adanya alih teknologi kepada masyarakat mengenai tatacara pembesaran tiram mutiara yang selama ini hanya dikuasai oleh perusahaan swasta dengan modal yang memadai, sedangkan masyarakat kecil hanya sebatas penonton. Kedepannya “Kelompok Maxima Baru” akan berusaha sekuat tenaga untuk membuktikan bahwa masyarakat kecilpun bisa mandiri dan menguasai teknologi pembesaran tiram mutiara.
Segmen usaha “Kelompok Maxima Baru” adalah terfokus memproduksi tiram mutiara ukuran 5-7 cm. Hal ini cukup beralasan mengingat permintaan tiram mutiara ukuran 5-7 cm sangatlah besar. Pangsa pasar untuk tiram mutiara ukuran 5-7 cm sangatlah bergairah bila dibandingkan dengan bibit tiram mutiara yang masih berukuran kecil, bahkan berdasarkan pengalaman, untuk mendapatkan tiram berukuran 5-7 cm perusahaan-perusahaan swasta sampai berani memberikan uang muka agar tidak dijual pada perusahaan lainnya.

Target yang diharapkan oleh “Kelompok Maxima Baru” adalah mampu menghasilkan tiram mutiara ukuran 5-7 cm sebanyak 20.000 ekor tiap siklus produksi. Hasil penjualan tiram mutiara tersebut dapat mencapai nilai penjualan 200 juta rupiah untuk satu siklus produksi yang berkisar antara 7-8 bulan.
Oleh : Arief Rahman Hakim
|